zKanji Software Kamus Offline Kanji Bahasa Jepang

Salah satu tantangan terbesar dalam belajar bahasa Jepang adalah tata cara penulisannya. Seperti kita ketahui, bahwa ada tiga sistem cara menulis bahasa Jepang. Hiragana, Katakana dan Kanji. Well, untuk dua kana, hiragana dan katakana, cukup mudah untuk dikuasai karena jumlahnya yang sedikit, kira-kira sekitar 60-an karakter jumlahnya. Bandingkan dengan Kanji yang jumlahnya mencapai ribuan karakter. Sayangnya, dalam penulisan sehari-hari, di Jepang Kanji umum digunakan. So, penguasaai kanji merupakan sebuah keharusan. Kurang afdhol rasanya kalau berbahasa Jepang tanpa menggunakan kanji.

Kanji sendiri secara harfiah artinya adalah ‘karakter Han’ alias karakter yang diimpor dari China (Han). Jumlah totalnya mencapai ribuan bahkan puluhan ribu. Namun di Cina sendiri, karakter yang digunakan sekarang hanya sekian persennya saja. Artinya kebanyakan karakter tersebut tidak atau jarang sekali dipakai. Begitu juga saat karakter tersebut diimpor ke Jepang. Jumlahnya lebih sedikit. Dan dari jumlah yang sedikit tersebut, hanya sekitar 1000-an karakter yang lazim digunakan sehari-hari. Dan ini diajarkan semuanya selama SD di Jepang.

Nah, untungnya saya menemukan sebuah software, zKanji, yang memudahkan mempelajarinya. Dalam software tersebut terdapat :

  1. Database Kanji yang digunakan di Jepang (Joyo Kanji, JLPT, dll)
  2. Pembacaan kanji tersebut, versi ON dan versi KUN-nya.
  3. Petunjuk urutan goresan menulis kanji tersebut.
  4. Kamus offline Jepang-Inggris dan Inggris Jepang
  5. Fitur latihan kanji dan kana.

Screenshotnya :

zKanji Softaware Kamus Kanji Jepang

Software tersebut sangat membantu menurut saya sendiri. Dan untungnya zKanji adalah freeware alias software gratisan yang bisa diunduh di sourceforge.net.

Semoga bermanfaat😀

Mengungkap Identitas Sebenarnya Kapten Barbarossa Pirates of The Caribbean

Siapakah Kapten Barbarossa Sesungguhnya?

Anda yang gemar membaca komik Asterix dan anda yang pernah menonton film ‘Pirates of The Carribean’, tentu ingat karakter jahat ‘Barbarossa’ bukan? Sejak zaman pertengahan, aneka macam karya fiksi Eropa dan Amerika biasa menggunakan nama Barbarossa untuk menamai karakter seorang penjahat –biasanya seorang bajak laut jahat. Makna negatif Barbarossa terus dipropagandakan hingga zaman sekarang, meski di dalam setting-setting yang berbeda. Tak ada asap jika tak ada api, kebiasaan para penulis fiksi Eropa dan Amerika ini tentu ada sebabnya.

Pada abad ke-15 masehi, di Laut Mediterania ada dua bajak laut bersaudara yang disebut The Barbarossa Brothers. Kedua tokoh ini menjadi legenda dalam dunia ‘per-bajak-laut-an’ dan merupakan tokoh bahari yang sangat ditakuti orang-orang Eropa pada zamannya. Kebiasaannya ialah membajak barang-barang berharga yang diangkut oleh kapal-kapal milik kerajaan-kerajaan Eropa yang melintasi Laut Mediterania. Awak kapal yang dibajak biasanya diberi dua pilihan; mati karena melawan atau hidup dengan menyerah secara sukarela.Siapakah sebenarnya Barbarossa yang sangat ditakuti oleh orang-orang Eropa selama berabad-abad itu? Mengapa hingga zaman sekarang nama itu terus menghantui benak dan pikiran mereka?

Barbarossa bukanlah sebuah nama. Barbarossa merupakan kata dalam bahasa Latin –gabungan dari kata barber (janggut) dan rossa (merah). Jadi Barbarrossa berarti janggut merah. Barbarossa merupakan julukan yang diberikan oleh para pelaut Eropa kepada kakak-beradik Aruj dan Khairuddin dari Turki. Kedua kakak beradik ini hanyalah pelaut-pelaut biasa yang rutin berlayar di wilayah perairan Yunani dan Turki.

Awal Gerakan Barbarosa

Pada suatu hari, tanpa sebab yang jelas, kapal milik keluarga mereka diserang secara brutal oleh kapal militer Knight of Rhodes. Dalam peristiwa ini, adik bungsu Aruj dan Khairuddin tewas terbunuh. Aruj dan Khairuddin sangat terpukul dengan kematian adik bungsu mereka. Sejak saat itu, mereka melakukan aksi bajak laut kepada semua kapal-kapal militer milik kerajaan-kerajaan Kristen. Aksi-aksi mereka sangat menggemparkan dan membuat mereka ditakuti militer Kristen. Aruj dan Khairuddin pun kemudian dikenal sebagai The Barbarossa Brothers Pirates karena keduanya berjanggut merah.

Kaum Eropa menyebut Barbarossa sebagai bajak laut, meskipun tidak ada bendera hitam dan tengkorak yang menjadi simbol bajak laut. Bendera yang dipasang Aruj dan Khairuddin di kapal mereka adalah sebuah bendera berwarna hijau berisi kaligrafi doa Nashrun minallaah wa fathun qariib wa basysyiril mu’miniin, ya Muhammad, empat nama khulafaur rasyidin, pedang Zulfikar dan bintang segi enam Yahudi (Bintang David). Awak kapal yang dipimpin kedua bersaudara ini terdiri atas orang-orang Islam dari bangsa Moor, Turki, dan Spanyol, serta beberapa orang Yahudi.Pada tahun 1492 M, Andalusia yang sejak tahun 756 M dikuasai oleh Daulah Khilafah Islamiyah, jatuh ke tangan Pasukan Salib yang terdiri atas pasukan gabungan Aragon DAN Spanyol. Dalam peristiwa penaklukan Andalusia ini, jutaan orang Islam dan Yahudi tewas dibantai pasukan yang dipimpin Raja Ferdinand II dari Aragon.

Perjuangan Jihad Barbarossa

Peristiwa itu mengubah haluan misi dendam Aruj dan Khairuddin menjadi misi Jihad Islam. Bahu-membahu bersama sekelompok milisi bangsa Moor, mereka kemudian menyelamatkan puluhan ribu Umat Islam dari Spanyol ke Afrika utara (Maroko, Tunisia dan Aljazair). Kemudian mereka membangun basis pertahanan laut di Aljazair untuk menghadang gelombang serangan Pasukan Salib dari jalur Afrika Utara menuju Tanah Suci Palestina.

Khalifah Islam saat itu, Sulaiman I, mendengar cerita-cerita heroik Barbarossa bersaudara. Sulaiman I sangat kagum pada heroisme mereka. Karena prestasi mereka di lautan, akhirnya Sulaiman I mengangkat Aruj dan Khairuddin sebagai Kapudan Pasha (Panglima Angkatan Laut) Khilafah Islamiyyah untuk membenahi Angkatan Laut Daulah Khilafah Islamiyah yang amburadul.

Adu Domba Pihak Spanyol

Pada tahun 1518 Spanyol berhasil menghasut Amir kota Tlemcen (Tilmisan) untuk melancarkan pemberontakan kepada kepemimpinan Aruj. Aruj kemudian menyerahkan pemerintahan Aljazair kepada Khairuddin untuk sementara. Lalu ia memimpin pasukan untuk berangkat ke Tlemcen. Hati Aruj sangat pilu karena ia malah berperang dengan saudara sendiri sesama Muslim. Akibatnya ia kurang berkonsentrasi dan pasukannya kocar-kacir. Aruj sempat lolos, namun banyak pasukannya yang tertangkap. Karena hubungan emosionalnya dengan anak buahnya, Aruj kembali ke Tlemcen untuk bertempur dan ia gugur dalam pertempuran tersebut.

Dengan gugurnya Aruj, kepemimpinan Angkatan Laut Daulah Khilafah Islamiyah beralih ke tangan Khairuddin. Spanyol mengira bahwa era kejayaan Barbarossa di Laut Tengah telah berakhir. Lalu, dengan percaya dirinya, Spanyol mengirim 20.000 tentaranya ke Aljazair. Pertempuran hebat pun terjadi, namun Khairuddin berhasil menghajar pasukan laut tersebut.

Sejarah dan Kehebatan Pasukan JanissaryGuna meminimalisir ancaman dari negeri sekitar Aljazair, selain ancaman utama Spanyol, Khairuddin kemudian meminta kepada Khalifah Sulaiman I agar kekuasaan Amir Tunisia dan Tlemcen dialihkan kepadanya. Sulaiman I pun setuju. Pada 1519, Khalifah mengangkat Khairuddin sebagai beylerbey (Bakhlair Baik) atau wakil Khalifah untuk wilayah Aljazair dan sekitarnya. Kemudian Khairuddin juga ditugasi memimpin pasukan pasukan elit Daulah Khilafah Islamiyah, Pasukan Janissary.

Dalam masa kepemimpinan Khairuddin, Pasukan Janissary berhasil melakukan banyak penyelamatan Umat Islam di Andalusia. Tercatat mereka melakukan 7 kali pelayaran dengan 36 buah kapal untuk mengangkut Umat Islam Spanyol yang diburu bagai hewan oleh Ferdinand II dan Pasukan Salibnya.

Pertengahan dekade 1520-an, Pasukan Darat Janissary yang dipimpin langsung Khalifah Sulaiman I berhasil memenangkan semua pertempuran darat. Pada saat bersamaan, Pasukan Laut Janissary di bawah pimpinan Khairuddin juga berhasil mengontrol lalu lintas pelayaran di Laut Tengah sepenuhnya. Kondisi ini membuat Pasukan Salib Kristen Eropa menjadi pusing tujuh keliling.

Awal Mula Minuman CapucchinoDalam suasana putus asa, pada tahun 1529 di pulau Penon, Spanyol menembakkan meriam ke menara masjid saat Adzan sedang berkumandang. Maka terjadilah peperangan hebat di Penon dan setelah 20 hari pulau tersebut berhasil dikuasai kembali oleh Khairuddin. Sementara di daratan, Sulaiman I membombardir Wina (Ibukota Austria) dengan dua kali serangan namun keduanya gagal. Pasukan Islam yang mundur dari pertempuran meninggalkan beberapa karung kopi yang kemudian mengubah aturan Paus Roma yang sebelumnya mengharamkan minuman yang biasa diminum kaum muslim itu. Kemudian mereka menyebut minuman itu sebagai dengan nama cappuccino.

Pada tahun 1535 Pasukan Salib Gabungan Spanyol dan Genoa di bawah pimpinan Charles V dan Andrea Doria (Knight of Malta) menyerang Tunisia dengan kekuatan 25.000 orang pasukan dan 500 kapal. Pertempuran pun berjalan tidak imbang hingga Tunisia pun jatuh ke tangan Spanyol. Pada tahun-tahun selanjutnya, Khairuddin Sang Barbarossa mengalami banyak kekalahan. Namun ia berhasil menduduki kepulauan Beleares dan merampas kapal-kapal Portugis dan Spanyol di selat Gibraltar.

Akhir Gemilang Barbarosa Sebelum Tutup Usia

Tahun 1538, Pasukan Salib Gabungan Italia-Spanyol menyerang Preveza yang saat itu merupakan pelabuhan penting di Laut Tengah. Andrea Doria memimpin 40 kapal dan Barbarossa hanya memimpin 20 kapal. Namun dengan kecerdikannya, Barbarossa memecah armadanya ke tiga arah dan menjebak Pasukan Andrea Doria di tengah untuk kemudian membombardir armada Andrea Doria habis-habisan. Andrea Doria dan armada lautnya pun lari dari pertempuran. Walau begitu, Khairuddin tak mengejarnya karena ia tak ingin berperang di laut lepas, mengingat kapal-kapal armada laut Spanyol mempunyai peralatan yang lebih canggih. Apalagi ia hanya memimpin 20 kapal.

Tiga tahun kemudian, Pasukan Salib Gabungan Spanyol-Genoa kembali menyerang Aljazair dengan kekuatan 200 kapal. Mereka sengaja melancarkan serangan di luar musim berlayar, untuk menghindari pertemuan dengan Pasukan Barbarossa. Rakyat Aljazair di bawah komando Hasan Agha berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan Aljazair. Charles V dan Andrea Doria yang memimpin serangan tak mengira bahwa pertahanan dan strategi perang Hasan Agha sangat matang, sehingga armadanya pun kacau-balau. Ketika itu pula tiba-tiba badai laut dahsyat menghantam Laut Mediterania. Andrea Doria dan Charles V berhasil selamat, dan kembali ke negerinya dengan kekalahan pahit.Tahun 1565, dalam usia senja, Khairuddin Barbarossa memimpin pasukan untuk merebut Malta dari tangan Knight of St. John. Namun dalam pertempuran itu, Khairuddin gugur. Kemudian Khairuddin dimakamkan di Istanbul. Di dekat kuburannya didirikan masjid dan madrasah untuk mengenangnya. Hingga kini makam tersebut masih terawat untuk menjadi bukti kepahlawanan Khairuddin alias Barbarossa yang namanya masih ditakuti bangsa Eropa hingga zaman sekarang.

Sumber tulisan dari Kaskus.us

You Can Not Change The Wind Direction

Suatu hari ketika saya buka facebook, saya menjumpai status luar biasa menurut saya. Kata-katanya tentang perubahan dan ia – menurut saya – begitu powerfull. Hingga akhirnya saya pajang di desktop saya agar bisa saya lihat dan saya baca tiap hari. Statusnya seperti ini :

“You can not change the wind direction,
but you can only change your wing direction”

Kita tidak akan pernah bisa merubah
arah angin, yang dapat kita lakukan
adalah mengubah arah sayap.

Dengan kata lain…

‘Realita’ kehidupan tidak akan berubah
kecuali kita sendirilah yang mengubah
‘sudut pandang’ terhadap realita yang ada!

Fakta: “Tidak ada seorang pun yang
memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah
yang menentukan pilihan tersebut!”

Kebanyakan orang akan tertarik sejenak
ketika diingatkan akan hal di atas, tapi
kemudian berlalu kembali…. Sementara
waktu terus berjalan, dan akhirnya tidak
pernah ada perubahan dalam hidupnya!

Sangat disayangkan.

Seringkali orang tidak berani melakukan
perubahan dalam hidupnya. Dia hanya
menunggu, dan menunggu adanya
perubahan tersebut.

Menunggu bantuan orang lain, menunggu
bantuan teman untuk mendapatkan
pekerjaan yang enak, sampai menunggu
warisan😉 *ups

Sekarang logikanya, jika memang hanya
dengan menunggu perubahan itu akan
datang, maka jumlah orang sukses
seharusnya jauh lebih banyak.

Bukankah kenyatannya tidak demikian?

Lalu, jika ingin sukses, apa yang
seharusnya kita lakukan?

Ciptakan perubahan!

Jangan selalu menunggu orang lain.

Do your best, whatever happens
will be for the best! :’)

Satu hal penting yang harus selalu diingat:
Kita-lah yang memutuskan untuk berubah.
Kita-lah yang menentukan menjadi sukses,
bukan orang lain!

Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil,
maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut.
Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan
kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya…

Gimana bagus kan? Saya rasa siapa saja yang membaca motivasi tersebut akan tergerak hatinya atau minimal tersentuh. Namun seperti yang disampaikan oleh motivasi tersebut, keputusan mau tidaknya kita berubah kembali kepada pribadi masing-masing.

Status tersebut saya ambil dari facebook.com atas nama Inna Shitzu Khainna.

Tips Efektif Belajar Bahasa Asing

Kunci yang paling penting jika ingin go international itu adalah bahasa. Baik itu untuk kuliah, kerja atau sekedar jalan-jalan. Karena penguasaan bahasa asing, minimal Bahasa Inggris menjamin kita bisa survive di luar negeri. Bayangkan saja kita berada di tempat dimana bahasa dan budaya orang-orang di sekita kita bener-bener beda dan asing bagi kita orang Indonesia.

Salah satu kelemahan orang Indonesia adalah bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Entah kenapa padahal kita belajar bahasa tersebut dari SD sampai perguruan tinggi, tapi kok gak bisa-bisa ya? Termasuk saya, dulu. Tapi alhamdulillah sekarang saya lumayan bisa berbahasa Inggris aktif maupun pasif.

Belajar bahasa asing itu gampang-gampang susah. Buktinya kebanyakan dari kita tidak bisa Bahasa Inggris walaupun dipelajari bertahun-tahun di sekolah. Sehingga bahasa asing itu seolah-olah sesuatu yang susah dan sulit. Tapi jika tahu tips-tipsnya, belajar bahasa asing akan terasa mudah juga menyenangkan. Itu yang saya alami. Jadi kuncinya adalah memahami tips-tips efektif belajar bahasa asing sehingga progress kita akan cepat dalam menguasai bahasa asing tersebut. Ini berlaku untuk semua jenis bahasa asing.

1) Niat yang Bener-Bener

Jelas tidak ada keberhasilan tanpa niat yang sungguh-sungguh, sebanyak apapun biaya yang dikeluarkan, selama apapun waktu yang dihabiskan. Kawan sepakat kan? Niatnya harus bener-bener kuat kalau kita bener-bener ingin bisa bahasa asing. Kalau niatannya cuman untuk keren-kerenan aja update status pake bahasa aneh atau iseng-iseng ngisi waktu luang lebih baik jangan belajar sama sekali.

2) Sediakan Waktu dan Juga Biaya…ups!

Kalau sudah bener-bener niat pasti kawan bakalan meluangkan waktu dan mengatur jadwal untuk belajar bahasa asing tersebut kan? Begitu pula biaya, saya rasa biaya itu mutlak dibutuhkan. Tapi tenang saja, kalau tidak mempunyai budget buat ikut kursus kita bisa belajar otodidak kok. Banyak situs di internet yang menyediakan bahan untuk belajar bahasa asing, apa saja! Seperti kata peribahasa no pain no gain, waktu dan biaya itu pengorbanan yang harus kita lakukan. Seberapa besar pengorbanan kita menjamin seberapa cepat kita bisa menguasai bahasa asingguaranted!

3) Jadikan Diri Kita Familiar dengan Bahasa Tersebut

Kenapa kebanyakan kita tidak bisa ngomong Bahasa Inggris padahal kita belajar bertahun-tahun dari SD sampai kuliah? Karena bahasa itu untuk dipraktekan, bukan untuk dipelajari. Coba ingat-ingat, kita belajar bahasa Inggris di sekolah cuman sebatas belajar teorinya saja kan? Dari SD kita cuman menghafal vocab dan rumus-rumus tenses. Udah gitu Inggris kita cuman dipake buat ngisi LKS sama lembar jawaban ujian. Sedikit sekali kita diberi waktu untuk mempraktekkannya. Jadi ubah mindset kita dari sekarang, lupakan sejenak grammer dan tenses, alih-alih biasakan kita faniliar dengannya. Gauli bahasa tersebut, biasakan membaca, mendengarkan dan mengucapkan bahasa tersebut. Setiap hari! Bisa lewat koran, film, lagu atau sumber lain. Dan harus dipraktekan. Mulai dari yang paling sederhana semisal ungkapan-ungkapa sehari-hari. Tak jadi masalah jika kita gak ngerti apa yang kita baca dan ucapkan. Nantinya akan kita pahami kok seiring berjalannya waktu.

4) Fokus Pada Vocab, Kalimat dan Frase

Standar paling dasar kita menguasai bahasa asing adalah bisa berbicara menggunakannya. Tidak masalah walaupun grammer dan tensesnya kacau. Sayangnya sangat sulit berbicara dengan bahasa asing bagi pemula. Biasanya kita banyak berhentinya dan banyak ….euu…eeeuu….-nya. Itu wajar, karena otak kita harus memikirkan struktur bahasa, vocab dan tenses yang digunakan dalam waktu bersamaan. Makanya kita harus membangun pemahaman pada vocab serta struktur kalimat dan frase bahasa tersebut di pikiran bawah sadar. Menghafal dan mempraktekan kalimat dan frase bahasa asing yang digunakan sehari-hari efektif membentuk pemahaman di pikiran bawah sadar terhadap struktur bahasa tersebut.

5) Gunakan Media yang “Merangsang

Belajar apapun itu susah jika hanya menggunakan otak kiri saja. Alangkah baiknya jika kita juga mengoptimalkan penggunaan otak kanan, karena itu lebih efektif dan efisien. Penggunaan buku yang warna-warni, gambar, lagu dan sebagainya terbukti efektif menstimulasi otak kanan. Kawan bisa mencari referensi sendiri bagaimana cara belajar ala otak kanan dan metodenya bisa kawan cari sendiri. Tentu saja cara saya bisa jadi berbeda dengan cara kawan kan?

6) Istiqomah

Istiqomah atau konsistensi itu padanannya niat yang sungguh-sungguh. Makanya saya tempatkan terakhir. Setelah kawan berniat dengan sungguh-sungguh dan menjalankan beberapa tips di atas tidak sempurna jika tidak ditutup dengan konsistensi. Bukankah kata peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit? Keistiqomahan menjadi hal yang teramat penting dari semuanya, walaupun usaha yang kita lakukan sedikit namun jika diulangi dalam waktu lama insya Allah akan menjadi besar. Betul tidak?

Wallahu’alam. Semoga kawan sukses belajar bahasa asingnya !

Sejenak Berbicara Tentang Orang Tua Kita

Ada sebuah kalimat mutiara dalam Bahasa Jepang :

孝行したい時に親はなし

Koukou shitai toki ni oyawa nashi

When you wish to be filial, your parents are gone

terjemahannya kira-kira begini :

Ketika kita ingin berbakti kepada kedua orang tua kita, justru saat itu mereka telah tiada

Masya Allah, kalimat tersebut bener-bener mengena.

Orang tua, biasanya menyebalkan bagi remaja yang sedang mencari jati diri. Mereka kita biasanya terlalu rewel untuk bilang “Kamu itu harus begini ya nak!” atau “Kamu jangan begitu, jangan ngelakuin ini..itu…

Dan biasanya tanggapan kita “Ih, resek. Mama pikirannya kolot deh” atau “Aku ini udah dewasa, bukan anak kecil lagi yang harus diatur ini itu

Padahal kedua orang tua itu tidak pernah mengatakan sesuatu kecuali kalau hal tersebut membahayakan bagi kita, atau bermanfaat bagi kita.

Dengan dalih “Mereka gak bisa ngerti aku sama sekali” lalu kita kabur, hidup sendiri, putusin komunikasi dan cuman datang setahun sekali tiap lebaran.

Justru setelah berjalannya waktu, ternyata apa yang mereka katakan itu benar. Bahwa ini itu baik untuk kita dan itu berbahaya untuk kita. Saat itu, saat kita ingin pulang dan meminta maaf kepada mereka, saat kita ingin memberi hadiah bukti rasa cinta kepada mereka, justru mereka sudah tiada.

Allahummaghfirlii dzunubi waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shogiiro

Ya Allah, ampunilah diriku dan kedua orang tuaku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi aku

 

Kenalan Sama yang Punya Blog

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

 

Hello, my sincere smile will always be yours. *gombal

Selamat datang kawan di blog punya saya. Percaya deh ini blog memang asli punya saya dan saya tak pernah berniat sedikit pun untuk menjual blog ini kepada Seikh Mansour pemilik Man. City walaupun doi berencana menukarnya dengan Robin van Persie yang main di Arsenal (tuh, kan udah ngelantur lagi, maafkan saya aslinya enggak gini kok ^^)

Udah udah, serius nih! Blog ini entah blog keberapa yang saya buat – mungkin yang ke-100 – tapi yang jelas kali ini saya ingin serius ngeblog. Karena masalah inkonsistensi, blog-blog yang saya poligami sebelumnya tidak bisa saya beri nafkah lahir batin sehingga terancam saya cerai. Blog ini specially dedicated (haha.. bahasanya tinggi XD) buat menampung segala sesuatu tentang saya, inspirasi dan aspirasi saya, apa yang saya suka dan saya tidak suka, dan segalanya tentang saya. Boleh dong, wong saya boss alias yang punya blog ini kan. Situ jangan protes ya, kalo protes silakan tempatkan pada kolom komentar yang seharusnya dan jangan koar-koar di internet apalagi sambil makan indomie-telur-kornet. Nanti situ ditangkap Roy Suryo lho.

Hikari de egaku, Drawing with The Light. Saya menamai blog ini seperti itu. Alasannya biar keren aja, bahasa Jepang lagi. Hehe..

Btw about me, I’m a male, trying to become a good Moslem, and student of a university in Malang. I like music, bakso Malang, reading novel and watching Japanese Dorama and Anime. I also like learning foreign language like English, Japanese, French and Arabs. The truth is, I actually wish to be multilingual person (ciee… keren, artinya yang bisa berbacot dalam banyak bahasa). I’m trying to be simple minded, gentle, and always giving sincere smile (*tuh kan gombal lagi).

Ya begitu deh tentang saya dan blog ini dan kantong saya yang semakin menipis (ini apa hubungannya coba). Yang jelas, buat kawan-kawan semua silakan berkunjung di blog saya dan menganggap ini blog punya sendiri (jelas ini blog punya saya, weeekkk :p). Silakan tinggalkan jejak berupa komentar yang bermutu dan memenuhi standar SNI.

Sorede, yoroshiku onegaishimasu🙂

Regards

Saefurrohman al-Muhandis

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.